Tokoh nasional Hidayat Nur Wahid (HNW) kembali menegaskan urgensi bagi generasi muda Muslim untuk berperan aktif dalam proses demokrasi di Indonesia. Ajakan ini bukan sekadar seruan kosong, melainkan sebuah dorongan serius agar kaum muda Muslim tidak hanya menjadi penonton, melainkan motor penggerak perubahan positif dalam sistem politik dan sosial negara. Pentingnya berperan aktif ini menjadi kunci kemajuan bangsa di masa depan.
HNW menekankan bahwa demokrasi adalah wadah bagi setiap warga negara untuk menyalurkan aspirasi dan berkontribusi pada pembangunan. Bagi generasi muda Muslim, berperan aktif dalam demokrasi berarti ikut serta dalam pemilihan umum, menyuarakan pendapat melalui jalur yang konstitusional, terlibat dalam organisasi kemasyarakatan, serta mengawal kebijakan publik. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong umatnya untuk menjadi rahmatan lil alamin, membawa kebaikan bagi seluruh alam, termasuk melalui jalur politik yang bersih dan bermartabat.
Partisipasi aktif generasi muda Muslim dalam demokrasi juga menjadi benteng penting untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan dari berbagai distorsi. Dengan berperan aktif, mereka dapat memastikan bahwa kebijakan yang dibuat sejalan dengan kepentingan rakyat banyak dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip moral serta etika. Ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan adil.
Sebagai contoh, pada hari Jumat, 22 Maret 2024, pukul 14.30 WIB, dalam sebuah acara diskusi kebangsaan yang diselenggarakan oleh salah satu organisasi mahasiswa Muslim di Universitas Nasional, Jakarta, HNW menyampaikan, “Masa depan demokrasi kita ada di tangan anak-anak muda. Jangan golput, jangan apatis. Mari berperan aktif menentukan arah bangsa ini dengan cara yang cerdas dan konstruktif.” Pernyataan ini disambut antusias oleh ratusan peserta yang hadir. Beliau juga menambahkan bahwa sudah saatnya generasi muda Muslim tidak hanya mengeluh, tetapi bertindak nyata.
Dengan demikian, ajakan HNW kepada generasi muda Muslim untuk berperan aktif di demokrasi adalah panggilan untuk menjadi agen perubahan yang positif. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk tidak hanya menyuarakan harapan, tetapi juga mewujudkannya melalui partisipasi nyata dalam setiap tahapan proses demokrasi. Dengan demikian, diharapkan Indonesia akan terus berkembang menjadi negara demokratis yang kuat, adil, dan sejahtera, dengan kontribusi penuh dari generasi muda Muslim yang sadar akan tanggung jawabnya.